Minggu, 02 Agustus 2026

Mengenal lebih dekat dengan TRAUMA dan cara mengatasinya

        Di dalam kehidupan, banyak sekali hal, episode ataupun kisah yang sudah kita lalui. Entah itu mengenai kisah cinta, keluarga, teman ataupun kisah-kisah lainnya. Terkadang hidup yang kita lewati tidak selalu dengan kisah yang indah layaknya seperti drama korea yang penuh dengan kebahagiaan. Mungkin dari sebagian kita pernah ataupun sering yang namanya dikecewakan, sakit hati, pengkhianatan dan hal-hal lainnya yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan sehingga menyisakan rasa yang tidak diinginkan seperti sakit hati, kecewa dan pada akhirnya menimbulkan TRAUMA.

        TRAUMA merupakan respon emosional, psikologis maupun fisik yang muncul ketika seseorang mengalami atau menyaksikan suatu peristiwa yang sangat menyakitkan, mengancam, ataupun menakutkan. Sehingga peristiwa tersebut mempengarui kehidupan seseorang entah itu dari cara ia berperilaku, berpikir ataupun merasakan dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.


Penyebab Trauma
 
Penyebab utama dari trauma adalah kejadian atau peristiwa buruk yang dapat memengaruhi kondisi fisik maupun emosi, seperti bencana alam, kecelakaan, pelecehan seksual, dan kekerasan fisik. Selain itu, sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami trauma adalah sebagai berikut:

  • Mengalami bullying.
  • Diabaikan oleh orang terdekat dan keluarga.
  • Memiliki riwayat masalah kesehatan mental, seperti gangguan cemas atau depresi.
  • Memiliki keluarga dengan riwayat gangguan mental.
  • Memiliki pekerjaan yang berisiko menimbulkan kejadian traumatis, seperti anggota militer atau tenaga medis.
  • Penyalahgunaan NAPZA.
  • Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

Cara Mengatasi Trauma
 
Penanganan trauma dilakukan berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Namun, sejumlah tindakan medis yang umum dilakukan untuk menangani trauma adalah sebagai berikut:

1. Psikoterapi
 
Psikoterapi adalah terapi psikologis untuk mengendalikan cara berpikir dan perasaan yang berhubungan dengan trauma. Psikoterapi yang umum dilakukan untuk mengatasi trauma adalah cognitive behavioral therapy (CBT) dan somatic experiencing.

2. Konsumsi Obat-Obatan

Jika diperlukan, dokter juga dapat meresepkan obat-obatan untuk membantu mengatasi trauma. Adapun dua jenis obat yang kerap digunakan untuk menangani trauma di antaranya:

Tranquiliser untuk mengurangi kecemasan dan membantu tidur.
Antidepresan untuk menangani depresi yang muncul sebagai akibat dari trauma.
 
3. Perawatan Mandiri
 
Selain tindakan medis, seseorang yang mengalami trauma juga disarankan untuk melakukan perawatan mandiri di rumah, seperti:

  • Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
  • Mencukupi waktu tidur.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Bercerita dengan keluarga atau orang terdekat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal lebih dekat dengan TRAUMA dan cara mengatasinya

        Di dalam kehidupan, banyak sekali hal, episode ataupun kisah yang sudah kita lalui. Entah itu mengenai kisah cinta, keluarga, teman ...